Tampilkan postingan dengan label aneh tapi nyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aneh tapi nyata. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 April 2010

Fenomena Terbakarnya Manusia Secara Tiba-tiba


Salah satu fenomena paling aneh di dunia adalah Spontaneous Human Combustion (biasa disingkat SHC). Apa itu SHC? SHC yg secara harfiah bisa diartikan "terbakarnya manusia secara tiba-tiba" merupakan peristiwa di mana tubuh seseorang tiba-tiba terbakar sementara di sekitarnya tidak ada sesuatu semisal api atau sebangsanya yang memicu kebakaran.

Yang lebih janggal, seringkali tubuh korban bisa hangus hingga begitu parah, tapi benda-benda di sekitarnya yang letaknya bahkan begitu dekat tidak mengalami kerusakan seolah-olah tidak tersentuh api sama sekali. Fenomena SHC menurut catatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, entah di tengah keramaian ataupun saat korbannya sedang sendiri.





Studi mengenai SHC pertama kali dianggap dipublikasikan oleh Jonas Dupont pada tahun 1763 dalam buku berjudul "De Incendiis Corporis Humani Spontaneis" yang isinya mengenai kumpulan kasus SHC di masa itu.

Para ilmuwan lainnya kemudian mulai melakukan kajian secara serius mengenai SHC & mengumpulkan berbagai macam kasus SHC yang pernah terjadi untuk diteliti lebih lanjut serta dicari penyebabnya.

Cukup mengejutkan karena ternyata fenomena SHC yangg pernah terjadi relatif banyak dan itu belum termasuk kasus-kasus SHC yang tidak diketahui publik maupun yang terjadi di luar jangkauan mereka (pengumpulan data mereka umumnya sebatas di wilayah barat, terutama AS)

Berikut adalah sebagian kecil dari daftar fenomena SHC yang diketahui yang kebanyakan berlokasi di Barat karena dari sanalah mereka berasal :

Tahun 1731

Seorang wanita yg diketahui sebagai Countess Cornelia di Bandi dari Cesena, Italia, ditemukan meninggal karena terbakar di lantai kamar tidurnya. Hanya kakinya yang masih memakai stocking dan sebagian kepalanya yang tersisa.

Kasus itu dianggap membingungkan karena normalnya, dalam kasus kebakaran rumah, anggota tubuh terbakar lebih dulu barulah batang tubuhnya ikut terkena api, namun dalam kasus ini justru tubuh korban hangus hingga menjadi abu namun kaki dan kepalanya masih tersisa.

Tanggal 27 Agustus 1938
Phyllis Newcombe dan pria tunangannya Madge Knight baru saja meninggalkan pesta dansa pada tengah malam di Chelmsford. Tiba-tiba gaun yg dipakai Phyllis - yang terbuat dari bahan crinoline - menyala hebat dan ia terpaksa diangkut ke rumah sakit setelah sempat berhasil menanggalkan gaunnya.

Sayang, ia meninggal beberapa jam kemudian. Dugaan awal, peristiwa itu disebabkanoleh puntung rokok, namun nyatanya gaun dari bahan yg sama tidak terbakar sama sekali sekalipun disundut dengan puntung rokok yg menyala. Keanehan lainnya, api seharusnya tidak menyala sebesar itu kecuali ada bensin atau minyak yg disiramkan pada saat itu.



Akhir tahun 1950-an di London

Seorang wanita sedang berdansa dengan pasangannya di diskotik. Tiba-tiba tubuh wanita tersebut diselimuti api dan ia meninggal sebelum api berhasil dipadamkan. Penyebab terbakarnya wanita itu masih misteri karena berdasarkan penuturan para saksi, tidak ada yang merokok dalam diskotik pada waktu itu dan tidak ada benda-benda mengandung api semisal lilin di atas meja.

Oktober 1963
Olga Woth meninggal karena terbakar hidup-hidup di dalam mobil. Tidak ada bau benda mudah terbakar seperti minyak yang tercium dan mobilnya sendiri sama sekali tidak terbakar.

Tanggal 19 November 1963 di Sussex
Madge Knight meninggal akibat terbakar ketika sedang tidur sendirian di kamarnya. Hal yg membingungkan, tidak tercium bahan-bahan mudah terbakar di lokasi & alas ranjangnya sama sekali tidak terbakar.

Bulan Desember 1966
Dr. John Irving Bentley ditemukan terbakar di dalam kamar mandi. Hanya kakinya yang tersisa, sementara barang-barang di kamar mandinya banyak yang tidak tersentuh api. Ini adalah salah satu kasus SHC yang paling terkenal.

Tahun 1980 di Chesire, Inggris
Susan Motteshead yang sedang memasak di dapur dan memakai piyama tahan api. Tiba-tiba muncul kobaran api beberapa detik dari punggungnya, namun tubuh dan rambutnya tidak terbakar sama sekali. Saat piyama yang dipakainya itu dicoba untuk dibakar oleh petugas pemadam kebakaran yang kemudian datang, piyama itu juga tidak bisa terbakar. Susan sendiri selamat dan tidak terluka sama sekali.

(Kasus ini bukan soal SHC, namun masih berhubungan soal fenomena "api yg misterius') Dalam buku "Phenomena" yang ditulis Jonny Michell & Robert Rickard, diceritakan bahwa di akhir abad ke-19 ada seorang wanita bernama Jennie Morgan dari Missouri yang memiliki kemampuan khusus. Percikan bunga api muncul dari wanita itu ke barang-barang di sekitarnya. Ia juga diketahui bisa membuat orang lain pingsan ketika berjabat tangan dengannya.

This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 566x364.

Ada beberapa hipotesis mengenai penyebab SHC. Salah satu hipotesis yang paling populer adalah yang dikenal sebagai "Efek Sumbu" (wick effect). Inti dari hipotesis itu adalah bahwa korban tiba-tiba tak sadarkan diri entah karena serangan jantung atau terlalu banyak minum alkohol.

Sumber api di dekatnya, misalnya dari rokok, lalu mulai membakar tubuh korbannya dengan memakai lemak dan alkohol sebagai bahan bakarnya. Teori ini sendiri memiliki kelemahan seperti fakta bahwa banyak korban sedang melakukan aktivitas secara aktif saat SHC terjadi dan fakta bahwa sumber api kecil semisal rokok nyatanya sulit membakar tubuh manusia karena kalaupun kulit korbannya berhasil terbakar, sumber apinya sendiri sudah padam. Apalagi dengan teori ini, api akan menjalar pelan-pelan, sementara dalam kasus SHC api muncul secara mendadak dan seketika.

Hipotesis lainnya adalah mengenai fenomena bahwa korban meninggal akibat adanya "penyimpangan" medan magentik bumi. Hipotesis itu menyatakan bahwa beberapa manusia memiliki kemampuan untuk "mengumpulkan" gelombang magnetik sehingga tubuhnya tiba-tiba terbakar ketika gelombang yang terkumpul cukup tinggi untuk membentuk api - yang juga merupakan salah satu bentuk gelombang.

Ibaratnya kurang lebih seperti kaca pembesar yang mengumpulkan cahaya dan perlahan mulai membakar benda di titik fokusnya. Hal ini didukung oleh fakta bahwa terjadi kenaikan intensitas medan magnet pada beberapa fenomena SHC (lihat diagram). Namun, gagasan mengenai manusia yg bisa memfokuskan gelombang magnetis sendiri masih dipertanyakan.

Masih ada hipotesis lain seperti mengaitkan fenomena SHC dengan kondisi kejiwaan seseorang. Dikatakan bahwa saat seseorang mengalami guncangan jiwa, oksigen dan hidrogen dalam tubuhnya akan mengalami reaksi berantai yang lebih lanjut menyebabkan ledakan dari dalam sel.

Sebagian orang bahkan percaya bahwa SHC adalah fenomena supranatural yang berasal dari "sesuatu yang tidak terlihat dan tidak bisa dirasakan manusia".

Satu hal yang pasti, sekalipun ada banyak hipotesis mengenai sebab fenomena SHC, belum ada penjelasan yang bisa menjelaskan fenomena SHC secara gamblang.

"Ningen" Makhluk Antartika Yang Menyerupai Manusia

Selama beberapa tahun terakhir, desas-desus telah beredar di Jepang tentang keberadaan raksasa bentuk kehidupan humanoid yang menghuni perairan es Antartika. Dilaporkan diamati berkali-kali oleh anggota awak kapal pemerintah yang melakukan “penelitian paus”, ini disebut “Ningen” dikatakan sepenuhnya berwarna putih dengan panjang sekitar 20 hingga 30 meter.




Saksi mata menggambarkan mereka sebagai memiliki bentuk seperti manusia, seringkali dengan kaki, lengan, dan bahkan lima jari tangan. Kadang-kadang mereka digambarkan memiliki sirip atau yang besar-seperti ekor putri duyung bukan kaki. Yang hanya dapat dilihat bagian wajah seperi mata dan mulut.








Menurut sumber, anggota awak di dek mengamati sebuah benda yang mereka pikir awalnya kapal selam asing di kejauhan. Ketika mereka mendekat, bagaimanapun, menjadi jelas dari bentuk tak beraturan hal itu bukan buatan manusia – itu masih hidup. Makhluk dengan cepat menghilang di bawah air.




Untuk sebagian besar, keberadaan Ningen dianggap sebagai sebuah legenda. Banyak informasi tentang makhluk diisukan ini dapat ditelusuri kembali ke serangkaian posting di forum 2channel, ditulis oleh seseorang menggambarkan pengalaman seorang teman yang bekerja pada pemerintah di kapal penelitian ikan paus.

Thread yang populer menarik perhatian banyak pembaca dari luar komunitas 2channel, dan edisi November 2007 MU majalah, publikasi Jepang dikhususkan untuk mempelajari fenomena paranormal, menampilkan artikel tentang humanoids Antartika.





Image at Google Maps


Artikel ini berspekulasi tentang kemungkinan makhluk-makhluk tak dikenal yang menghuni laut selatan, dan ini termasuk screenshot Google Maps yang menunjukkan apa yang tampak seperti Ningen di Samudera Atlantik Selatan di lepas pantai Namibia.


Hingga saat ini, tidak ada bukti kuat telah disajikan untuk mengkonfirmasi keberadaan Ningen. Pemerintah diyakini menyimpan catatan detail dari penampakan, tetapi mereka telah merilis tidak ada informasi kepada publik dan telah dilaporkan saksi mata diperintahkan untuk tetap diam.

Ningen penampakan tampaknya terjadi paling sering pada malam hari, membuat mereka semakin sulit untuk foto. Pada gambar diam, cryptids laut biasanya hanya tampak seperti gunung es, walaupun dikatakan bahwa mereka yang halus, seperti kulit manusia dapat dilihat bila foto-foto yang diperbesar.
Dalam setiap kasus, tidak ada foto-foto yang meyakinkan publik telah dilakukan, baik karena mereka tidak ada atau karena, seperti beberapa pihak berpendapat, pemerintah tidak ingin mengundang semestinya pengawasan dan menodai reputasi ilmiah dari program penelitian ikan paus.

Cincin nikah termahal di muka bumi

1. De Beers Platinum




Berlian di cincin ini sangat mewah dan memiliki kilauan yang sangat sempurna. Sebuah batu berlian seberat 9 karat menjadikan cincin ini yang termahal didunia..Dengan kesempurnaannya itu pantaslah jika cincin ini dibandrol dengan harga fantastik $1.83 million...!!

2. Tiffany Oval Diamond




Apakah anda orang-orang yang royal dan menyukai hal-hal yang glamour??maka berlian Tiffany ini sangat cocok untuk anda. Cincin disebelah kiri terpasang sebuah berlian jenis oval 14,79 karat seharga $ 1.46 million dan cincin disebelah kanan terdapat berlian 12,3 karat berbentuk seperti bantal seharga $800.000!!

3. Internally Flawless




Cincin jenis berlian platinum ini adalah koleksi dari Rumah Perhiasan Elizabeth Taylor, Los Angeles. Ditengah cincin ini terdapat berlian oval 5,98 karat dan dikelilingi 3,96 karat berlian bulat sebanyak sepuluh buah, sehingga membentuk sebuah bunga. Siapkan dana sebesar $1.3 million untuk membawa pulang cincin ini......

4. Secret Kiss of the Rose




Bintang sepak bola David Beckham memakaikan cincin berlian ini kepada Victoria Beckham dipesta pernikahan mereka. Perhatikan cincin ini, ditengah terdapat belian berwarna merah jambu 0.8 karat yang dikelilingi oleh berlian putih 4,15 karat yang menjadikannya sangat mewah..Cincin cantik dapat ditebus dengan $525,000..!!

5. Asscher Cut Diamond




Cincin ini pertamakali dikembangkan pada tahun 1902, namun desaignnya saat itu belum sempurna. Pemenang Oscar Oscar Reese Witherspoon menggukakan cincin ini saat menikah dengan aktor Ryan Phillipe. Keindahan cincin ini dilengkapi dengan berlian 10,19 karat dan dijual dengan harga $520.000..!

6. Yellow Diamond




Cincin dengan berlian kuning ini merupakan koleksi yang sangat melankolis..Bintang baseball Johnny Damon, aktor Charlie Sheen dan Eddie Murphy memakai cincin ini saat pertunangan mereka, Dilengkapi dengan berlian 5,11 karat, cincin ini seharga $400,000..

Inilah 7 Lubang Dunia Paling FANTASTIS

kimberley big hole - south africa





mirny diamond mine - siberia







bingham canyon mine - utah





glory hole - monticello dam









Diavik mine - Canada





sinkhole - Guatemala







great blue hole - belize





gimana..?
FANTASTIS kan!!!!